VISI Satu Visi Putra
Industri · Industrial Distribution · profil valuasi Siklikal / komoditas
Buka nilai wajar VISI beserta rincian valuasinya
Untuk profil siklikal / komoditas, VISI dinilai menggunakan Residual Income (60%), Earnings Power Value (40%). Dengan Premium, Anda memperoleh nilai wajar gabungan, rentang per metode, rumus lengkap beserta angkanya, analisa sensitivitas, asumsi yang dapat disesuaikan, skor fundamental, dan ringkasan analisa.
Daftar & berlanggananIngin mencoba dulu? Valuasi BBCA, TLKM, ASII dapat diakses gratis.
| Periode | FY2022 | FY2023 | FY2024 | FY2025 | TTM Jun 2026 |
|---|---|---|---|---|---|
| Pendapatan (Rp T) | 0,32 | 0,46 | 0,45 | 0,33 | 0,31 |
| Laba bersih dilaporkan (Rp T) | 0,02 | 0,03 | 0,00 | -0,00 | -0,01 |
| Laba inti (Rp T) | 0,02 | 0,03 | 0,00 | -0,00 | -0,01 |
| Margin laba inti | 6,3% | 6,0% | 0,9% | -0,3% | -1,7% |
| EPS inti (Rp) | 7 | 9 | 1 | -0 | -2 |
| EBIT (Rp T) | 0,03 | 0,04 | 0,01 | 0,01 | 0,00 |
| EBITDA (Rp T) | 0,03 | 0,04 | 0,02 | 0,01 | 0,01 |
| Arus kas bebas (Rp T) | 0,01 | 0,01 | -0,09 | 0,02 | 0,01 |
| Ekuitas akhir periode (Rp T) | 0,09 | 0,11 | 0,19 | 0,18 | 0,18 |
- Ekuitas pemilik induk (Jun 2026)
- 0,18 T
- Nilai buku per saham
- Rp58
- Jumlah saham
- 3,08 miliar
- Utang berbunga
- 0,00 T
- Kas & setara kas
- 0,00 T
- Kepentingan nonpengendali
- -0,00 T
Pendapatan vs laba bersih (Rp T)
Sumber: Laporan keuangan publik emiten · tahunan, kuartalan & 12 bulan terakhir · FY2022–FY2025 + TTM 2026-06-30. Laba inti = laba bersih pemilik entitas induk tanpa pos tidak berulang (keuntungan/kerugian luar biasa dan operasi yang dihentikan). TTM = 12 bulan terakhir hingga laporan interim terbaru; dasar valuasi: 12 bulan s.d. Jun 2026.
| Emiten | PER | PBV | PEG | Dividend yield | ROE | Margin laba bersih | CAGR pendapatan | Ke nilai wajar |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| VISISatu Visi Putra | – | 17,3x | – | 0,0% | -3,0% | -1,7% | 0,7% | 🔒 |
| HEXAHexindo Adiperkasa | 11,7x | 0,9x | – | 7,0% | 7,9% | 2,7% | -6,5% | 🔒 |
| CSAPCatur Sentosa Adiprana | 9,0x | 0,4x | – | 1,4% | 5,1% | 1,0% | 4,3% | 🔒 |
| INTAIntraco Penta | – | -1,0x | – | 0,0% | 3,7% | -7,6% | 13,5% | 🔒 |
| ASIIAstra International | 6,4x | 0,8x | 1,6x | 8,2% | 13,3% | 9,4% | 2,4% | +37% |
| IMPCImpack Pratama Industri | 81,8x | 20,1x | 3,1x | 0,0% | 29,0% | 16,0% | 15,0% | 🔒 |
| Median sektor (60) | 11,2x | 0,9x | 0,3x | 0,0% | 3,5% | 2,3% | 4,1% |
- Residual Income
- Model Residual Income (Edwards-Bell-Ohlson): nilai = nilai buku + nilai kini laba di atas biaya modal, dengan periode keunggulan kompetitif 10 tahun. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Residual Income Valuation.
- DCF arus kas bebas
- DCF arus kas bebas ke perusahaan (FCFF) sesuai praktik analis sell-side: proyeksi eksplisit 5 tahun (pendapatan, margin EBIT bergerak dari terkini ke normal, reinvestasi = kenaikan pendapatan ÷ rasio pendapatan terhadap modal), diskonto tengah tahun, dan nilai terminal value driver dengan imbal hasil atas modal baru (RONIC). Imbal hasil modal yang sudah ada tidak dipudarkan. Nilai ekuitas = EV − utang + kas − kepentingan nonpengendali. Koller, Goedhart & Wessels, Valuation (McKinsey); Damodaran, Investment Valuation; Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Free Cash Flow Valuation.
- DDM
- Dividend Discount Model tiga tahap dengan nilai terminal model pertumbuhan Gordon. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Discounted Dividend Valuation.
- PBV wajar
- Justified P/B = (ROE − g) / (ke − g), turunan model pertumbuhan Gordon pada kondisi stabil. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Market-Based Valuation.
- Earnings Power Value
- Earnings Power Value: laba normal dibagi biaya modal, yaitu nilai bisnis bila tidak tumbuh sama sekali. Batas bawah untuk sebagian besar profil; skenario tengah untuk emiten siklikal dan properti.
- Graham Number
- Graham Number: √(22,5 × EPS × BVPS); 22,5 = batas PER 15 × PBV 1,5 bagi investor defensif. Batas atas harga yang masih wajar, bukan nilai intrinsik.
- PER emiten sejenis
- Valuasi relatif: median PER (berbasis laba inti 12 bulan terakhir) emiten sejenis; rentang kuartil 1–3. Minimal 3 pembanding.
- PBV emiten sejenis
- Valuasi relatif: median PBV emiten sejenis; rentang kuartil 1–3. Minimal 3 pembanding.
- EV/EBITDA emiten sejenis
- Valuasi relatif: median EV/EBITDA emiten sejenis; EV = kapitalisasi + utang − kas + kepentingan nonpengendali. Minimal 3 pembanding.
- EV/Sales emiten sejenis
- Valuasi relatif: median EV/Sales emiten sejenis. Minimal 3 pembanding.
Rincian angka input tiap metode ada di tab Valuasi (tombol “Sumber data & rujukan” pada setiap metode).