JECX Nitrasanata Dharma
Kesehatan · Medical Care Facilities · profil valuasi Defensif
Buka nilai wajar JECX beserta rincian valuasinya
Untuk profil defensif, JECX dinilai menggunakan DCF arus kas bebas (50%), Residual Income (35%), DDM (15%). Dengan Premium, Anda memperoleh nilai wajar gabungan, rentang per metode, rumus lengkap beserta angkanya, analisa sensitivitas, asumsi yang dapat disesuaikan, skor fundamental, dan ringkasan analisa.
Daftar & berlanggananIngin mencoba dulu? Valuasi BBCA, TLKM, ASII dapat diakses gratis.
| Periode | FY2023 | FY2024 | FY2025 |
|---|---|---|---|
| Pendapatan (Rp T) | 0,83 | 0,89 | 0,93 |
| Laba bersih dilaporkan (Rp T) | 0,13 | 0,06 | 0,07 |
| Laba inti (Rp T) | 0,13 | 0,06 | 0,07 |
| Margin laba inti | 15,3% | 7,0% | 7,7% |
| EPS inti (Rp) | 39 | 19 | 22 |
| EBIT (Rp T) | 0,18 | 0,12 | 0,13 |
| EBITDA (Rp T) | 0,22 | 0,18 | 0,20 |
| Arus kas bebas (Rp T) | 0,02 | -0,01 | 0,07 |
| Ekuitas akhir periode (Rp T) | 0,68 | 0,66 | 0,67 |
- Ekuitas pemilik induk (Des 2025)
- 0,67 T
- Nilai buku per saham
- Rp205
- Jumlah saham
- 3,25 miliar
- Utang berbunga
- 0,33 T
- Kas & setara kas
- 0,24 T
- Kepentingan nonpengendali
- 0,14 T
Pendapatan vs laba bersih (Rp T)
Sumber: Laporan keuangan publik emiten · tahunan, kuartalan & 12 bulan terakhir · FY2023–FY2025. Laba inti = laba bersih pemilik entitas induk tanpa pos tidak berulang (keuntungan/kerugian luar biasa dan operasi yang dihentikan). TTM = 12 bulan terakhir hingga laporan interim terbaru; dasar valuasi: FY2025.
| Emiten | PER | PBV | PEG | Dividend yield | ROE | Margin laba bersih | CAGR pendapatan | Ke nilai wajar |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| JECXNitrasanata Dharma | 72,8x | 7,8x | – | 0,0% | 10,8% | 7,7% | 6,0% | 🔒 |
| SRAJSejahteraraya Anugrahjaya | – | 146,1x | – | 0,0% | -30,0% | -14,2% | 10,2% | 🔒 |
| SILOSiloam International Hospitals | 20,0x | 2,4x | 1,2x | 0,0% | 12,8% | 9,2% | 10,5% | 🔒 |
| MIKAMitra Keluarga Karyasehat | 17,3x | 3,3x | 1,6x | 2,5% | 20,3% | 25,3% | 9,9% | 🔒 |
| CAREMetro Healthcare Indonesia | 2.101,0x | 4,2x | – | 0,0% | 0,2% | 1,2% | 19,1% | 🔒 |
| PRAYFamon Awal Bros Sedaya | 57,0x | 3,2x | 1,1x | 0,0% | 5,8% | 6,7% | 17,0% | 🔒 |
| Median sektor (30) | 15,8x | 1,3x | 1,6x | 0,0% | 9,1% | 4,7% | 8,5% |
- Residual Income
- Model Residual Income (Edwards-Bell-Ohlson): nilai = nilai buku + nilai kini laba di atas biaya modal, dengan periode keunggulan kompetitif 10 tahun. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Residual Income Valuation.
- DCF arus kas bebas
- DCF arus kas bebas ke perusahaan (FCFF) sesuai praktik analis sell-side: proyeksi eksplisit 5 tahun (pendapatan, margin EBIT bergerak dari terkini ke normal, reinvestasi = kenaikan pendapatan ÷ rasio pendapatan terhadap modal), diskonto tengah tahun, dan nilai terminal value driver dengan imbal hasil atas modal baru (RONIC). Imbal hasil modal yang sudah ada tidak dipudarkan. Nilai ekuitas = EV − utang + kas − kepentingan nonpengendali. Koller, Goedhart & Wessels, Valuation (McKinsey); Damodaran, Investment Valuation; Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Free Cash Flow Valuation.
- DDM
- Dividend Discount Model tiga tahap dengan nilai terminal model pertumbuhan Gordon. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Discounted Dividend Valuation.
- PBV wajar
- Justified P/B = (ROE − g) / (ke − g), turunan model pertumbuhan Gordon pada kondisi stabil. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Market-Based Valuation.
- Earnings Power Value
- Earnings Power Value: laba normal dibagi biaya modal, yaitu nilai bisnis bila tidak tumbuh sama sekali. Batas bawah untuk sebagian besar profil; skenario tengah untuk emiten siklikal dan properti.
- Graham Number
- Graham Number: √(22,5 × EPS × BVPS); 22,5 = batas PER 15 × PBV 1,5 bagi investor defensif. Batas atas harga yang masih wajar, bukan nilai intrinsik.
- PER emiten sejenis
- Valuasi relatif: median PER (berbasis laba inti 12 bulan terakhir) emiten sejenis; rentang kuartil 1–3. Minimal 3 pembanding.
- PBV emiten sejenis
- Valuasi relatif: median PBV emiten sejenis; rentang kuartil 1–3. Minimal 3 pembanding.
- EV/EBITDA emiten sejenis
- Valuasi relatif: median EV/EBITDA emiten sejenis; EV = kapitalisasi + utang − kas + kepentingan nonpengendali. Minimal 3 pembanding.
- EV/Sales emiten sejenis
- Valuasi relatif: median EV/Sales emiten sejenis. Minimal 3 pembanding.
Rincian angka input tiap metode ada di tab Valuasi (tombol “Sumber data & rujukan” pada setiap metode).