Screener / Transportasi & Logistik / HITS
HITS Humpuss Intermoda Transportasi
Transportasi & Logistik · Marine Shipping · profil valuasi Siklikal / komoditas
Buka nilai wajar HITS beserta rincian valuasinya
Untuk profil siklikal / komoditas, HITS dinilai menggunakan Residual Income (60%), Earnings Power Value (40%). Dengan Premium, Anda memperoleh nilai wajar gabungan, rentang per metode, rumus lengkap beserta angkanya, analisa sensitivitas, asumsi yang dapat disesuaikan, skor fundamental, dan ringkasan analisa.
Daftar & berlanggananIngin mencoba dulu? Valuasi BBCA, TLKM, ASII dapat diakses gratis.
| Periode | FY2022 | FY2023 | FY2024 | FY2025 |
|---|---|---|---|---|
| Pendapatan (Rp T) | 2,01 | 2,01 | 2,42 | 2,40 |
| Laba bersih dilaporkan (Rp T) | 0,14 | 0,10 | 0,00 | -0,13 |
| Laba inti (Rp T) | 0,14 | 0,08 | -0,00 | -0,13 |
| Margin laba inti | 7,0% | 4,1% | -0,1% | -5,3% |
| EPS inti (Rp) | 20 | 12 | -0 | -18 |
| EBIT (Rp T) | 0,30 | 0,25 | 0,25 | 0,11 |
| EBITDA (Rp T) | 0,32 | 0,27 | 0,26 | 0,12 |
| Arus kas bebas (Rp T) | 0,60 | -0,05 | -0,12 | -0,33 |
| Ekuitas akhir periode (Rp T) | 1,02 | 1,16 | 1,14 | 1,01 |
- Ekuitas pemilik induk (Des 2025)
- 1,01 T
- Nilai buku per saham
- Rp143
- Jumlah saham
- 7,10 miliar
- Utang berbunga
- 2,26 T
- Kas & setara kas
- 0,75 T
- Kepentingan nonpengendali
- 0,84 T
Pendapatan vs laba bersih (Rp T)
Sumber: Laporan keuangan publik emiten · tahunan, kuartalan & 12 bulan terakhir · FY2022–FY2025 · dilaporkan dalam USD, dikonversi kurs Rp17.913. Laba inti = laba bersih pemilik entitas induk tanpa pos tidak berulang (keuntungan/kerugian luar biasa dan operasi yang dihentikan). TTM = 12 bulan terakhir hingga laporan interim terbaru; dasar valuasi: FY2025.
| Emiten | PER | PBV | PEG | Dividend yield | ROE | Margin laba bersih | CAGR pendapatan | Ke nilai wajar |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| HITSHumpuss Intermoda Transportasi | – | 0,8x | – | 0,0% | -12,5% | -5,3% | 6,0% | 🔒 |
| ALIIAncara Logistics Indonesia | 26,3x | 5,4x | 0,8x | 1,8% | 21,5% | 43,5% | 13,1% | 🔒 |
| TCPITranscoal Pacific | 72,1x | 4,7x | 29,1x | 0,3% | 6,6% | 6,9% | 2,9% | 🔒 |
| TMASTemas | 10,5x | 2,1x | – | 3,3% | 22,0% | 13,4% | -3,8% | 🔒 |
| MBSSMitrabahtera Segara Sejati | 23,0x | 1,7x | 3,6x | 0,0% | 7,7% | 39,1% | -15,1% | 🔒 |
| SMDRSamudera Indonesia | 7,2x | 0,7x | – | 2,9% | 9,6% | 6,2% | -11,4% | 🔒 |
| Median sektor (43) | 10,5x | 1,1x | 0,5x | 0,0% | 7,7% | 6,2% | 8,5% |
- Residual Income
- Model Residual Income (Edwards-Bell-Ohlson): nilai = nilai buku + nilai kini laba di atas biaya modal, dengan periode keunggulan kompetitif 10 tahun. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Residual Income Valuation.
- DCF arus kas bebas
- DCF arus kas bebas ke perusahaan (FCFF) sesuai praktik analis sell-side: proyeksi eksplisit 5 tahun (pendapatan, margin EBIT bergerak dari terkini ke normal, reinvestasi = kenaikan pendapatan ÷ rasio pendapatan terhadap modal), diskonto tengah tahun, dan nilai terminal value driver dengan imbal hasil atas modal baru (RONIC). Imbal hasil modal yang sudah ada tidak dipudarkan. Nilai ekuitas = EV − utang + kas − kepentingan nonpengendali. Koller, Goedhart & Wessels, Valuation (McKinsey); Damodaran, Investment Valuation; Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Free Cash Flow Valuation.
- DDM
- Dividend Discount Model tiga tahap dengan nilai terminal model pertumbuhan Gordon. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Discounted Dividend Valuation.
- PBV wajar
- Justified P/B = (ROE − g) / (ke − g), turunan model pertumbuhan Gordon pada kondisi stabil. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Market-Based Valuation.
- Earnings Power Value
- Earnings Power Value: laba normal dibagi biaya modal, yaitu nilai bisnis bila tidak tumbuh sama sekali. Batas bawah untuk sebagian besar profil; skenario tengah untuk emiten siklikal dan properti.
- Graham Number
- Graham Number: √(22,5 × EPS × BVPS); 22,5 = batas PER 15 × PBV 1,5 bagi investor defensif. Batas atas harga yang masih wajar, bukan nilai intrinsik.
- PER emiten sejenis
- Valuasi relatif: median PER (berbasis laba inti 12 bulan terakhir) emiten sejenis; rentang kuartil 1–3. Minimal 3 pembanding.
- PBV emiten sejenis
- Valuasi relatif: median PBV emiten sejenis; rentang kuartil 1–3. Minimal 3 pembanding.
- EV/EBITDA emiten sejenis
- Valuasi relatif: median EV/EBITDA emiten sejenis; EV = kapitalisasi + utang − kas + kepentingan nonpengendali. Minimal 3 pembanding.
- EV/Sales emiten sejenis
- Valuasi relatif: median EV/Sales emiten sejenis. Minimal 3 pembanding.
Rincian angka input tiap metode ada di tab Valuasi (tombol “Sumber data & rujukan” pada setiap metode).