ATLA Atlantis Subsea Indonesia
Energi · Oil & Gas Equipment & Services · profil valuasi Siklikal / komoditas
Buka nilai wajar ATLA beserta rincian valuasinya
Untuk profil siklikal / komoditas, ATLA dinilai menggunakan Residual Income (60%), Earnings Power Value (40%). Dengan Premium, Anda memperoleh nilai wajar gabungan, rentang per metode, rumus lengkap beserta angkanya, analisa sensitivitas, asumsi yang dapat disesuaikan, skor fundamental, dan ringkasan analisa.
Daftar & berlanggananIngin mencoba dulu? Valuasi BBCA, TLKM, ASII dapat diakses gratis.
| Periode | FY2022 | FY2023 | FY2024 | FY2025 | TTM Jun 2026 |
|---|---|---|---|---|---|
| Pendapatan (Rp T) | 0,06 | 0,04 | 0,08 | 0,08 | 0,06 |
| Laba bersih dilaporkan (Rp T) | 0,01 | 0,00 | 0,00 | 0,00 | 0,00 |
| Laba inti (Rp T) | 0,01 | 0,00 | 0,00 | 0,00 | 0,00 |
| Margin laba inti | 9,7% | 4,2% | 4,1% | 4,5% | 3,1% |
| EPS inti (Rp) | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 |
| EBIT (Rp T) | 0,01 | 0,00 | 0,01 | 0,01 | 0,00 |
| EBITDA (Rp T) | 0,01 | 0,00 | 0,01 | 0,01 | 0,00 |
| Arus kas bebas (Rp T) | -0,00 | -0,00 | -0,11 | -0,01 | -0,03 |
| Ekuitas akhir periode (Rp T) | 0,03 | 0,05 | 0,17 | 0,17 | 0,17 |
- Ekuitas pemilik induk (Jun 2026)
- 0,17 T
- Nilai buku per saham
- Rp27
- Jumlah saham
- 6,20 miliar
- Utang berbunga
- 0,00 T
- Kas & setara kas
- 0,00 T
- Kepentingan nonpengendali
- 0,00 T
Pendapatan vs laba bersih (Rp T)
Sumber: Laporan keuangan publik emiten · tahunan, kuartalan & 12 bulan terakhir · FY2022–FY2025 + TTM 2026-06-30. Laba inti = laba bersih pemilik entitas induk tanpa pos tidak berulang (keuntungan/kerugian luar biasa dan operasi yang dihentikan). TTM = 12 bulan terakhir hingga laporan interim terbaru; dasar valuasi: 12 bulan s.d. Jun 2026.
| Emiten | PER | PBV | PEG | Dividend yield | ROE | Margin laba bersih | CAGR pendapatan | Ke nilai wajar |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| ATLAAtlantis Subsea Indonesia | 93,5x | 1,0x | – | 2,0% | 1,1% | 3,1% | 8,2% | 🔒 |
| SHIPSillo Maritime Perdana | 24,4x | 2,7x | – | 1,3% | 11,1% | 8,3% | 8,9% | 🔒 |
| ELSAElnusa | 5,8x | 0,9x | 0,2x | 6,8% | 16,0% | 5,5% | 5,6% | 🔒 |
| MKAPMultikarya Asia Pasifik Raya | 118,5x | 10,7x | 1,1x | 0,4% | 9,6% | 8,0% | 27,7% | 🔒 |
| CTBNCitra Tubindo | 24,7x | 1,2x | – | 17,2% | 4,4% | 2,6% | 27,4% | 🔒 |
| SUNISunindo Pratama | 9,6x | 1,8x | 0,1x | 1,6% | 19,8% | 18,6% | 45,7% | 🔒 |
| Median sektor (49) | 14,0x | 1,2x | 0,8x | 0,4% | 8,9% | 5,5% | 1,3% |
- Residual Income
- Model Residual Income (Edwards-Bell-Ohlson): nilai = nilai buku + nilai kini laba di atas biaya modal, dengan periode keunggulan kompetitif 10 tahun. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Residual Income Valuation.
- DCF arus kas bebas
- DCF arus kas bebas ke perusahaan (FCFF) sesuai praktik analis sell-side: proyeksi eksplisit 5 tahun (pendapatan, margin EBIT bergerak dari terkini ke normal, reinvestasi = kenaikan pendapatan ÷ rasio pendapatan terhadap modal), diskonto tengah tahun, dan nilai terminal value driver dengan imbal hasil atas modal baru (RONIC). Imbal hasil modal yang sudah ada tidak dipudarkan. Nilai ekuitas = EV − utang + kas − kepentingan nonpengendali. Koller, Goedhart & Wessels, Valuation (McKinsey); Damodaran, Investment Valuation; Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Free Cash Flow Valuation.
- DDM
- Dividend Discount Model tiga tahap dengan nilai terminal model pertumbuhan Gordon. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Discounted Dividend Valuation.
- PBV wajar
- Justified P/B = (ROE − g) / (ke − g), turunan model pertumbuhan Gordon pada kondisi stabil. Kurikulum CFA Program, Equity Valuation, bab Market-Based Valuation.
- Earnings Power Value
- Earnings Power Value: laba normal dibagi biaya modal, yaitu nilai bisnis bila tidak tumbuh sama sekali. Batas bawah untuk sebagian besar profil; skenario tengah untuk emiten siklikal dan properti.
- Graham Number
- Graham Number: √(22,5 × EPS × BVPS); 22,5 = batas PER 15 × PBV 1,5 bagi investor defensif. Batas atas harga yang masih wajar, bukan nilai intrinsik.
- PER emiten sejenis
- Valuasi relatif: median PER (berbasis laba inti 12 bulan terakhir) emiten sejenis; rentang kuartil 1–3. Minimal 3 pembanding.
- PBV emiten sejenis
- Valuasi relatif: median PBV emiten sejenis; rentang kuartil 1–3. Minimal 3 pembanding.
- EV/EBITDA emiten sejenis
- Valuasi relatif: median EV/EBITDA emiten sejenis; EV = kapitalisasi + utang − kas + kepentingan nonpengendali. Minimal 3 pembanding.
- EV/Sales emiten sejenis
- Valuasi relatif: median EV/Sales emiten sejenis. Minimal 3 pembanding.
Rincian angka input tiap metode ada di tab Valuasi (tombol “Sumber data & rujukan” pada setiap metode).